Ini Dia Prestasi Gemilang Mahasiswa Indonesia dalam Kontes Robot Internasonal di Tahun 2018 !

Mahasiswa adalah sekelompok orang yang mana mereka adalah seorang penimba ilmu disuatu universitas. Mahasiswa pun ada berbagai macam dan jenis pastinya yang dapat kita temui.

Ada mahasiswa yang hanya sekedar pulang pergi kampus, ada mahasiswa yang suka berorganisasi bahkan adapula mahasiswa yang menyukai dunia kompetisi.

Untuk menentukan pilihan mana yang akan kalian capai sebagai mahasiswa tersendiri, pastinya setiap orang memiliki prioritas sendiri yang berbeda- beda.

Tapi, sebagai mahasiswa yang hanya dirasakan daalm jangka waktu tidak selamanya alangkah sayangnya jika kita tidak dapat mengeskplor diri kita menjadi seseorang yang jauh lebih baik kedepannya.

Salah satunya adalah dengan menigikuti berbagai perlombaan maupun konpetisi yang bersifat lokal, nasional maupun internasional agar dapat mengharumkan nama pribadi dan nama negara tercinta ini.

Di Indonesia tepatnya di tahun 2018 ini pada bulan April lalu, ada sekelompok mahasiswa dari universitas terkenal di indonesia yaitu UGM (Universitas Gajah Mada) yang mana mereka telah mengharumkan nama indonesia di kancah internasional sebab telah memenangkan kompetisi robot yang diadakan di Trinity College Ferris Athlethic Center, Hartforf Connecticut tepatnya di Oosting Gymanasium di Amerika Serikat lalu.

Para tim pembuat robot tersebut memenangkan beberapa predikat kemenangan di kancah internasional yaitu mereka meraih medali emas dan juga medal perak dalam kategori lomba fire fighting atau lomba robot berkaki.

Dalam satu tim ini, mereka terdiri dari beberapa mahasiswa UGM (Universiats Gajah Mada) yang mana semuanya berasal dari kalangan anak teknik.

Adapun mereka ini adalah Adien Gumilang (mahasiswa S-1 jurusan teknik Elektro) sebagai ketua tim, Dani Setyawan (mahasiswa S-1 jurusan Teknik Mesin) dan Habib Astari Adi (mahasiswa S-1 jurusan Elektronika dan Instrumensasi).

Dosen pembimbing mereka dalam melakukan penelitian dan pembuatan robot tersebut ada dua orang yaitu Dr. Wikan  Sakarinto sebagai dosen pembimbing mereka serta Dr. Rachmat Sriwijaya sebagai Ketua Pembina Organisasi Gadjah Mada Robotic Team.

Tentunya ini merupakan salah satu prestasi yang gemilang dan pastinya memebanggakan nama mereka, nama universitas bahkan nama nama negara tercinta yaitu negara Indonesia.

Untuk menyabet gelar sebagai pemenang tersebut, mereka para tim yang berusaha keras ini ternyata mengalami berbagai macam dilema maupun kesulitan yang mereka hadapi selepas sebelum mengikuti kompetisi robot internasional ini.

Ketika mereka sedang membawa robot untuk dapat dimasukkan di kabin pesawat, ternyata pihak dari imigrasi sempat tidak membolehkan mereka untuk membawanya sehingga merekapun terpaksa harus menaruhnya di bagian kabin pesawat.

Akibatnnya, ada beberapa bagian dari robot tersebut yang patah tetapi mereka berinisiatif untuk mengelem robot tersebut.

Selain itu, kepanikan mereka terhadap adanya peraturan lomba robot yang menyatakan bahwa robot mereka nantinya harus mengikuti tiga kali uji gelombang suara yang mana akan dilakukan secara acak, sebelumnya mereka tidak pernah mendapatkan peraturan seperti macam ini.

Tetapi, dengan ketangkasan dan kesigapan mereka akhirnya mereka dapat mengatasinya bahkan mereka pun dapat menyabet medali emas dan medali perak sekaligus.

 

 

Post Author: Clifton Mendoza